27 Oktober 2026

Hankook Tire Bagikan Tips Aman Berkendara Truk & Bus Saat Hujan di Malam Hari

titikbicara.com/ – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia mulai 11 Maret 2025. Kondisi ini mengharuskan pengemudi truk dan bus lebih berhati-hati, mengingat angka kecelakaan kendaraan berat masih tinggi.

Menurut data Korlantas Polri, sepanjang tahun 2024 terjadi 17.280 kecelakaan yang melibatkan truk dan tronton di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, pengemudi diimbau untuk lebih waspada dan berkonsentrasi penuh, terutama saat berkendara di malam hari dalam kondisi hujan yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Tantangan Berkendara Saat Hujan di Malam Hari

National Sales Manager Truck & Bus Radial PT Hankook Tire Sales Indonesia, Ahmad Juweni, menjelaskan bahwa mengemudi di malam hari saat hujan merupakan tantangan tersendiri, terutama bagi pengemudi bus dan truk yang bertanggung jawab atas keselamatan penumpang serta barang yang mereka bawa.

“Kondisi aspal yang licin dan jarak pandang terbatas saat hujan di malam hari membutuhkan perhatian ekstra dan tindakan preventif,” ujar Ahmad.

Sebagai perusahaan ban global terkemuka, Hankook Tire memberikan tips aman berkendara bagi pengemudi truk dan bus untuk mengurangi risiko kecelakaan di kondisi hujan dan malam hari.

Tips Aman Berkendara Saat Hujan di Malam Hari

  1. Gunakan Lampu Utama & Stop Lamp dengan Benar
    Pastikan lampu utama kendaraan menyala untuk meningkatkan visibilitas. Stop lamp juga harus berfungsi dengan baik agar kendaraan di belakang dapat melihat saat Anda memperlambat atau berhenti. Namun, hindari penggunaan lampu sorot berlebihan yang bisa membuat silau pengendara lain.
  2. Kurangi Kecepatan
    Kecepatan tinggi saat hujan sangat berbahaya karena jalanan licin mengurangi daya cengkeram ban. Pengemudi disarankan menurunkan kecepatan 20% dari batas kecepatan yang berlaku dan tidak melebihi 50-60 km/jam. Mengemudi dengan kecepatan lebih rendah meningkatkan kontrol kemudi dan memberi waktu lebih untuk bereaksi.
  3. Jaga Jarak Aman
    Jarak aman sangat penting karena jalan yang basah memperpanjang jarak pengereman. Keterbatasan visibilitas juga membuat reaksi terhadap kondisi darurat menjadi lebih lambat. Dengan menjaga jarak yang cukup, pengemudi memiliki lebih banyak waktu untuk mengendalikan kendaraan dengan aman.
  4. Hindari Genangan Air
    Genangan air bisa menyembunyikan lubang atau permukaan licin, berisiko membuat kendaraan kehilangan kendali. Selain itu, genangan air bisa menyebabkan aquaplaning, di mana ban kehilangan traksi dan kendaraan menjadi sulit dikendalikan.

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Berkendara

  • Periksa Kontrol Utama
    Pastikan kemudi, pedal gas, rem, dan kopling berfungsi dengan baik, terutama dalam kondisi hujan yang bisa mempengaruhi kontrol kendaraan.
  • Pastikan Wiper Berfungsi Optimal
    Hujan deras dan pantulan cahaya lampu kendaraan dapat mengaburkan pandangan. Wiper yang baik memastikan kaca tetap bersih dan visibilitas tetap optimal.
  • Cek Kondisi Ban
    Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Pastikan ketebalan ban masih layak, karena ban yang sudah aus mengurangi daya cengkeram dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Hankook merekomendasikan ban AH30 dan SmartFlex AH31 untuk kendaraan niaga.

“AH30 memiliki profil tapak leb imar untuk stabilitas maksimal serta tiga alur zig-zag yang membantu traksi dan pengereman. Sementara SmartFlex AH31 hadir sebagai ban all-season dengan pola tapak inovatif untuk mencegah aquaplaning di jalan basah,” jelas Ahmad.

Hankook Tire juga menyediakan layanan konsultasi dan panduan perawatan ban di seluruh distributornya guna memastikan keselamatan pengemudi di jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *